like, dislike, professionalism & friendship
Tiga bulan sudah saya bekerja dengan lingkungan baru ini. Saya masih belum terbiasa dengan pencampuradukkan antara suka-tak suka, sikap profesional dan perkawanan. Entah saya yang terlalu tolol untuk memahami kesukaan lingkungan baru saya dalam meng-gado-gado-kan empat aspek ini, atau memang kesukaan itulah yang menjengkelkan.
Pengambilan keputusan dilandasi oleh rasa suka-tak suka dan selalu mengutamakan rasa perkawanan. Wah, kini perkara rumit. Faktanya, begitulah, ketidakjelasan pengambilan keputusan dan kewenangan selalu membayangi setiap saat. Uniknya, ini tidak menjadi masalah bagi mereka, seolah biasa saja.
Padahal, hanya dengan metode sederhana untuk menganalisis kesehatan sebuah organisasi atau satuan kerja, kita sudah dapat melihat apakah pengambilan keputusan dilakukan dengan tepat.
Entah tidak terlihat, atau mereka yang memang tak mau berubah. Au' ah, gelap!!



