20 of May, 2006

keterusterangan

Keterusterangan adalah sumber penderitaan..

Ini pelajaran berharga buat saya.  Bahwa keterusterangan bukanlah jalan terbaik menuju kebahagiaan.  Berkali-kali keterusterangan hanya membuahkan persoalan bagi saya.  

Tahun 1990, seorang wartawan yang kala itu dekat dengan kelompok LSM, menjadi satu topik diskusi kami.  Satu alasan penting ia dibicarakan adalah perilakunya yang gemar mengorbankan kami demi mendapatkan berita menarik (kala itu), apalagi kalau bukan penggrebeg-an atau pemeriksaan.  Maklumlah, LSM adalah barang haram-haram halal kala itu.  Dalam rapat beberapa tokoh LSM mengumpat dan memakinya (yang kala itu tentu saja tidak hadir).  Saya, adalah orang pertama yang berterusterang kepadanya bahwa perilakunya mengganggu bahkan memuakkan kami.
Seperti yang sudah saya kira, ia geram dan membalas keterusterangan saya dengan memberikan informasi palsu dan semakin menjadikan kami bahan busuk pemberitaannya.  Well, ini konsekuensi.  Hanya, yang sungguh tidak saya kira adalah respon teman-teman saya, yang juga para tokoh LSM (kala itu).   Mereka, para tokoh LSM itu, dibelakang saya, kepada wartawan itu, mengaku tak pernah mengeluarkan umpatan & makian padanya.  Bahkan, para tokoh itu dengan mudahnya memposisikan sayalah sumber makian itu.  Ludah besar saya tumpahkan, bukan untuk wartawan itu, tapi pada para tokoh itu.  Tikaman telak buat saya, buah atas keterusterangan.

Tahun 2003, 2004, 2005, keterusterangan juga boomerang buat saya.

Tahun 2006, di tempat saya bekerja sebelum ini, kembali keterusterangan hanya menjadi alat pembuktian bahwa kepentingan adalah kesejatian,  lupakan perkawanan.  Saya terlalu tua untuk perkawanan yang dibungkus oleh kepalsuan.

Sekarang, saya bekerja untuk sebuah proyek peningkatan kapasitas pemerintahan.  Fakta-fakta bakal menggiring saya lagi untuk menggunakan keterusterangan saya.  Saya harus bagaimana?

Saya sampai pada kesimpulan, bahwa keterusterangan adalah sumber penderitaan.

 

Posted by Panthom at 05:38:57 | Permanent Link | Comments (0) |