20 of April, 2006

Meulaboh

Meulaboh, April 2006, masih menyisakan duka.  Disamarkan oleh tawa dan canda.  Setidaknya empat kawan baru berkisah, kehilangan sanak keluarga.  Ibu, famili, kerabat dekat, lenyap disapu lidah air tsunami.  Rumah baru ada dimana-mana, bantuan proyek.  Becak-motor ber-plat polisi masih putih-putih banyak bertebaran.  Semua bertuliskan "bantuan", "relief", atau sejenisnya. Papan nama bantuan proyek bertebaran.  Bukan hanya di mobil-mobil bernomor polisi jakarta, bahkan di kakus-kakuspun logo proyek bertebaran.  Tak apa, kami memang butuh, begitu kawan baru saya berkata.

Air tsunami sampai di puncak ruko..., begitu si supir lirih berkata.  Sebelah kanan jalan ini habis semua, sekarang baru dibangun, lanjutnya.  Kantor "depdikbud" yang prasastinya ini ditandatangani oleh kontraktor, terendam, sisa atap saja.

Kisah dituturkan sambil tersenyum, mungkin sambil menambal luka.  Anak-anak korban itu sekarang lebih sering tersenyum.  Bersepeda di halaman kantor kecamatan, sekali lagi sambil tersenyum.  Atau memang tulus, luka telah pupus, dipoles hiburan dari program kemanusiaan, yang semua mobilnya berstiker-kan "no guns".

 

 

Posted by Panthom at 14:14:40 | Permanent Link | Comments (5) |

04 of April, 2006

lantai sebelas tanah abang


 Tanah Abang, 30 Maret 2006

3 hari konsinyasi, bikin laporan proyek, di lantai sebelas, kaca jendela satusetengahkali tinggi badan, tipis, kalo lompat pasti kepala jadi bubur kacang merah! 

 

Posted by Panthom at 15:04:48 | Permanent Link | Comments (2) |

01 of April, 2006

Kedai Partisipasi - World Cafe


Bulan Januari 2006 hingga Pebruari 2006 lalu, saya berkesempatan membantu kawan-kawan di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur melaksanakan Pertemuan Tahunan para Mitra dalam kerangka proyek ACCESS.

INSPIRIT InnovationCircles mempersiapkan metode Word Café untuk proses pertemuan di empat propinsi ini. Kami menyebutnya sebagai Kedai Partisipasi. Kedai Partisipasi adalah sebuah metode diskusi yang dikembangkan dari metode World Café (dari buku The World Cafe – Shaping Our Futures Through Conversations Matters, by Juanita Brown, David Issacs dan World Cafe Community). Metode ini lebih mengutamakan interaksi berupa perbincangan di dalam kelompok. Kekuatan utama dari metode ini adalah proses perbincangan yang terjadi. Semua orang akan masuk ke dalam atmosfir yang sama, setara dan dalam frekuensi yang sama.

Posted by Panthom at 18:28:39 | Permanent Link | Comments (4) |

Kursus The Art of Vibrant Facilitation

      
 
Kursus Singkat The Art of Vibrant Facilitation
Bali, 09-12 Mei 2006
_________________________________________________________

New Training!

Bila anda merasa bosan dengan pertemuan, lokakarya, training, rapat dan seminar yang pernah Anda ikuti dan bila Anda tertarik mengubah event-event itu menjadi interaksi sosial yang berkualitas dan penuh inspirasi, Anda adalah orang yang tepat berinvestasi mengikuti The Art of Vibrant Facilitation: Make Your Meeting Work pada 9-12 Mei 2006 di Bali. Anda akan mengalami perubahan diri yang luar biasa dengan meningkatkan kecerdasan emosional, ketrampilan komunikasi interpersonal, ketrampilan mengelola dinamika kelompok sulit dan ketrampilan merancang proses fasilitasi yang kreatif. Ketrampilan fasilitasi bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas Anda mengelola berbagai interaksi sosial yang baru seperti proses multipihak, resolusi konflik, pengembangan organisasi, perencanaan proyek, perencanaan strategis serta berfikir kreatif. The Art of Vibrant Facilitation akan mengubah hidup Anda menjadi penuh inspirasi bagi diri Anda maupun orang lain. Anda otomatis akan menjadi anggota The Facilitators Club yang myediakan berbagai produk dan kesempatan mendalami dunia fasilitasi yang lebih profesional Silakan Anda mendaftar kepada doni@inspiritinc.net atau dian@inspiritinc.net.

 

Posted by Panthom at 18:02:52 | Permanent Link | Comments (0) |